Menjadi Seorang pemimpin

November 13, 2008 at 2:33 pm Tinggalkan komentar

bismillah

Salah Satu Syarat Menjadi Seorang pemimpin yaitu “Tegas”

Apa itu “Tegas”?….banyak orang memaknai arti tegas dengan tindakan seseorang yang sering menggunakan kegarangan/nafsu amarah/sikap otoriter/sikap memaksa mematuhi sebuah aturan untuk mencapai hal-hal yang diinginkan.

Dari semua definisi di atas memang ada benarnya, karena para bawahan telah merasakan sikap atasan terhadap dirinya sendiri, dan kerap kali mereka mengkonfirmasi kepada atasan tentang kenapa perilaku seperti itu di terapkan pada bawahannya?, dan para atasan berkilah bahwa yang ia lakukan ialah cermin ketegasan dalam menjalankan suatu aturan agar dapat mewujudkan tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.

Namun apakah sikap Tegas dalam kepemimpinan lebih difokuskan pada tingkat jasmaniah? Kalau itu yang dilakukan pada suatu organisasi maka akan menimbulkan masalah. Mungkin pada zaman sekarang banyak pemimpin yang cuek saja kalau ada bawahan yang sering mencemooh dirinya, mereka biasanya melakukan tindakan tersebut dengan diam-diam, kalo dalam bahasa jawa “wanine neng mburi”, dan parahnya lagi mereka bawa saat bekerja. Jika situasinya seperti itu, bila pada suatu saat perusahaan mengeluarkan kebijakan yang bersebrangan dengan karyawannya, maka tugas para pemimpin perusahaan untuk meyakinkan para karyawan agar mendukung kebijakan baru tersebut, padahal tingkat kepercayaan karyawan pada pimpinan pada ambang yang buruk, sehingga akan menimbulkan suatu konflik antara karyawan dengan perusahaan tempat dimana mereka mencari nafkah. Kita sering melihat di telivisi banyak buruh yang mogok kerja menuntut pergantian manajemen, hal ini di akibatkan karena sikap tegas yang hanya focus pada fisik/jasmaniah saja, tanpa memperhatikan nilai2 kesopanan.

Untuk mengatasi problem diatas saya akan memaparkan sebuah konsep ketegasan dalam kepemimpinan.

Tegas adalah suatu sikap yang sangat dibutuhkan oleh setiap pemimpin, agar setiap bawahan dapat menghormati, loyal, memiliki rasa tanggung jawab kepada atasan. TEGAS adalah sebuah singkatan yang memiliki dampak yang sangat spektakuler bagi siapa saja yang menerapkannya.

Penjabaran dari kata TEGAS adalah sebagai berikut :

T = Time (time management)

E = Equipment

G = Govern

A = Associated

S = Spiritual and Survive

Saya akan menjabarkan satu persatu makna singkatan TEGAS di atas

1. Time (Time management)

Time management dapat diartikan sebagai sebuah sikap seorang pemimpin bagaimana dapat membagi waktu dengan cermat, dengan tujuan agar suatu perencanaan dapat di realisasikan sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Seorang pemimpin harus memberikan contoh kepada anak buahnya untuk menghargai sebuah waktu, contoh paling mudah adalah seorang pemimpin harus tiba di kantor tepat waktu. Ajarkan pada bawahan bahwa setiap detik dari waktu memiliki nilai yang luar biasa besarnya, hal ini akan membantu anda sebagai seorang pemimpin apabila mendapatkan suatu pekerjaan/proyek yang menuntut anda tepat waktu dalam proses pengerjaannya dapat diselesaikan dengan baik.

2. Equipment

Ini adalah salah satu bagian tanggung jawab seorang pemimpin untuk selalu dapat mengoptimalkan fasilitas/peralatan penunjang kerja untuk kegiatan operasional perusahaan/sebuah organisasi. Di era sekarang ini banyak pemimpin yang melupakan point ini, contoh saja seorang menejer sebuah perusahaan BUMN yang mendapat sebuah fasilitas transportasi (mobil). Perusahaan memberikan fasilitas tersebut di gunakan sebagai sarana pendukung operasional perusahaan sehingga siapapun yang membutuhkan bisa menggunakannya tentunya dengan ijin menejer, namun sebaliknya, fasilitas tersebut di akui sebagai haknya/mempunyai rasa memiliki, sehingga saat bawahan butuh untuk kegiatan operasional enggan untuk meminjam kepada menejer, dan ini mengakibatkan proses kerja terhambat.

3. Govern (memerintah)

    Seorang pemimpin hendaknya dalam memerintah bawahan harus memiliki alasan dan sesuai aturan. Pemimpin tidak boleh mngeluarkan perintah yang dapat menimbulkan perpecahan dalam suatu organisasi.

    Perintah sebuah pemimpin adalah nyawa dari sebuah organisasi sehingga dibutuhkan pemikiran matang dalam pengambilan keputusan. Seorang pemimpin haruslah memperkirakan dampak dari perintah yang telah ia sampaikan kepada bawahnnya.

    4. Associated (berhubungan)

      Atasan dan bawahan harus menjalin hubungan yang baik. Bersikaplah pada bawahan dengan tidak memandang rendah, pikirkan bahwa anak buah anda seperti saudara sendiri, sehingga di pundak anda punya tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik untuk bawahan anda. Bila ada masalah tentang pekerjaan ajak mereka berdiskusi dan dengarkan pendapat mereka, bila terdapat pendapat yang baik pertimbangkanlah mungkin dapat dijadikan solusi.

      5. Spiritual dan Survive

        Pada point ini sebenarnya pelengkap bagi point-point sebelumnya. Jika seorang pemimpin memiliki spiritualitas yang tinggi ,maka ia akan merasa setiap melakukan segala aktifitas selalu diawasi oleh Sang pencipta, sehingga sedikit kemungkinan pemimpin melakukan tindakan yang merugikan organisasi.

        Spiritual terletak pada hati. Sehingga manusia di ciptakan memiliki akal pikiran dan hati untuk dipergunakan bersamaan, maksudnya ialah bila akal adalah input maka hati adalah filter, jadi setiap apa yang ada di pikiran pertimbangkanlah dengan hati nurani anda.

        Pemimpin harus mempunyai sikap optimis yang besar. Jadikanlah kegagalan sebagai pelajaran yang berharga. Kesuksesan ada karena ada sebuah kegagalan.

        Jika seorang pemimpin melakukan kelima point diatas maka bukan hal yang mustahil lagi bila bawahan akan sangat menghormati, segan, dan loyal terhadap pemimpin. Sehingga kebijakan yang di buat oleh seorang pemimpin akan dilakukan dengan sepenuh hati oleh bawahan, dan ini mengakibatkan sebuah system akan berkerja sebagai mestinya, target-target akan tercapai berkat kekompakan bawahan dan atasan.

        Oleh:

        Teddy setiyadi

        Mahasiswa politeknik negeri semarang

        Entry filed under: management. Tags: .

        Menginstall VirtualBox di Ubuntu Gutsy wawancara dengan warren buffet

        Tinggalkan Balasan

        Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

        Logo WordPress.com

        You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

        Gambar Twitter

        You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

        Foto Facebook

        You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

        Foto Google+

        You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

        Connecting to %s

        Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


        latest knowledge

        Kategori

        banner:

        zwani.com myspace graphic comments

        zwani.com myspace graphic comments

        zwani.com myspace graphic comments
        zwani.com myspace graphic comments
        zwani.com myspace graphic comments

        kalender

        November 2008
        S S R K J S M
        « Mei    
         12
        3456789
        10111213141516
        17181920212223
        24252627282930

        Blog Stats

        • 1,109 hits

        chat disini


        %d blogger menyukai ini: